Tampilkan postingan dengan label OS Jaringan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label OS Jaringan. Tampilkan semua postingan

Rabu, 27 April 2011

File Transfer Protocol


FTP (singkatan dari File Transfer Protocol) adalah sebuah protokol Internet yang berjalan di dalam lapisan aplikasi yang merupakan standar untuk pentransferan berkas (file) komputer antar mesin-mesin dalam sebuah internetwork.
FTP merupakan salah satu protokol Internet yang paling awal dikembangkan, dan masih digunakan hingga saat ini untuk melakukan pengunduhan (download) dan penggugahan (upload) berkas-berkas komputer antara klien FTP dan server FTP. Sebuah Klien FTP merupakan aplikasi yang dapat mengeluarkan perintah-perintah FTP ke sebuah server FTP, sementara server FTP adalah sebuah Windows Service atau daemon yang berjalan di atas sebuah komputer yang merespons perintah-perintah dari sebuah klien FTP. Perintah-perintah FTP dapat digunakan untuk mengubah direktori, mengubah modus transfer antara biner dan ASCII, menggugah berkas komputer ke server FTP, serta mengunduh berkas dari server FTP.
Sebuah server FTP diakses dengan menggunakan Universal Resource Identifier (URI) dengan menggunakan format ftp://namaserver. Klien FTP dapat menghubungi server FTP dengan membuka URI tersebut.
FTP menggunakan protokol Transmission Control Protocol (TCP) untuk komunikasi data antara klien dan server, sehingga di antara kedua komponen tersebut akan dibuatlah sebuah sesi komunikasi sebelum transfer data dimulai. Sebelum membuat koneksi, port TCP nomor 21 di sisi server akan "mendengarkan" percobaan koneksi dari sebuah klien FTP dan kemudian akan digunakan sebagai port pengatur (control port) untuk (1) membuat sebuah koneksi antara klien dan server, (2) untuk mengizinkan klien untuk mengirimkan sebuah perintah FTP kepada server dan juga (3) mengembalikan respons server ke perintah tersebut. Sekali koneksi kontrol telah dibuat, maka server akan mulai membuka port TCP nomor 20 untuk membentuk sebuah koneksi baru dengan klien untuk mentransfer data aktual yang sedang dipertukarkan saat melakukan pengunduhan dan penggugahan.
FTP hanya menggunakan metode autentikasi standar, yakni menggunakan username dan password yang dikirim dalam bentuk tidak terenkripsi. Pengguna terdaftar dapat menggunakan username dan password-nya untuk mengakses, men-download, dan meng-upload berkas-berkas yang ia kehendaki. Umumnya, para pengguna terdaftar memiliki akses penuh terhadap beberapa direktori, sehingga mereka dapat membuat berkas, membuat direktori, dan bahkan menghapus berkas. Pengguna yang belum terdaftar dapat juga menggunakan metode anonymous login, yakni dengan menggunakan nama pengguna anonymous dan password yang diisi dengan menggunakan alamat e-mail.

Konfigurasi FTP server publik dengan proftpd :
Pertama-tama Install software proftpd, dengan ./configure && make && make install (apabila lewat source)
Apabila sudah terinstall, biasanya file konfigurasi ada di /etc atau /usr/local/etc dengan nama proftpd.conf. Buka file tersebut dengan teks editor
ServerType standalone # kita ingin proftpd berjalan secara stand alone, tanpa inetd
DefaultServer on
ScoreboardFile /var/run/proftpd.scoreboard
Port 21 # Port Standar dari FTP
Umask 022 # Merupakan representasi lain sari chmod 644, jadi user lain hanya bisa membaca file saja
User nobody
Group nogroup #untuk keamanan, maka FTP servis ini berjalan bukan daru user maupn group manapun
#Untuk FTP Server Publik (Anonymous)
<Anonymous /data/ftp>
User ftp
Group ftp
UserAlias anonymous ftp # user ftp = anonymuus – definisi seperti definisi variabel di bahasa pemrograman
MaxClients 10 #jumlah klien maksimum anonymous yang login
HideUser root # Agar klien tidak dapat membuka file yang dimilki root
<Limit WRITE>
AllowAll
</Limit>
<Limit READ DIRS>
IgnoreHidden on #Membatasi agar user lain tidak bisa membuka file hidden
</Limit>
</Anonymous>
Dengan konfigurasi seperti diatas, FTP Publik ini oleh user Anonymous hanya bisa dibaca. Ia tidak bisa meng-upload file atau menghapus file di dalam file ini.

Rabu, 16 Maret 2011

Openssh

1. PENGERTIAN OPENSSH-SERVER
 
Apakah ssh itu? Menurut OpenSSH page OpenSSH adalah versi FREE dan SSH sebagai tool untuk melakukan konektivitas pada jaringan. Jika anda menggunakan telnet, rlogin, dan ftp mungkin tanpa anda sadari bahwa password yang terkirim tanpa melalui enkripsi. Sedangkan dengan menggunakan OpenSSH melakukan enkripsi kepada semua trafik (termasuk password) secara efektif untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Secara tambahan, OpenSSH memiliki tunneling yang aman dan beberapa metode autentikasi, dan juga mendukung semua versi protokol SSH.
SSH adalah protokol jaringan yang memungkinkan proses pertukaran data antara dua perangkat jaringan, bisa dilewatkan dalam satu jalur yang aman. SSH umumnya digunakan di linux atau os unix lainnya untuk bisa mengakses akun shell di komputer remote.
SSH adalah pengganti telnet dan aplikasi remote shell lainnya. Kelemahan telnet adalah dalam proses pertukaran datanya tidak menggunakan jalur yang aman. Misalnya password dikirim dalam format text biasa, sehingga memungkinkan pihak ketiga untuk mencuri data ditengah-tengan komunikasi itu (melakukan proses intercept). Sedangkan proses pengiriman data melalui ssh, dijamin lebih aman karena data yang dilewatkan ke jaringan sudah dienkripsi, sehingga bisa memberikan jaminan keamanan ataupun jaminan integritas data.
OpenSSH adalah satu set aplikasi komputer yang bisa mendukung sesi komunikasi terenkripsi pada jaringan komputer menggunakan protokol ssh. Awalnya aplikasi ini dikembangkan sebagai aplikasi open source yang menjadi alternatif dari aplikasi serupa yang berbayar. OpenSSH dikembangkan dan merupakan bagian dari proyek OpenBSD.
Dalam perkembangan selanjutnya, OpenSSH tidak hanya memberikan aplikasi remote shell melalui ssh atau remote eksekusi program saja, tapi bisa digunakan untuk tunnelling atau setup vpn antara dua jaringan.
OpenSSH sangatlah pas untuk bisa menggantikan rlogin dan telnet dengan program SSH, rcp dengan SCP dan ftp dengan sftp. Juga termasuk sshd (paket server-side), dan juga tool lain seperti ssh-add, ssh-agent, ssh-keysign, ssh-keyscan, ssh-keygen dan sftp-server.

2. CARA INSTALL
Untuk install openssh-server ada dua cara cara pertama adalah melalui terminal buka terminal ketik sudo apt-get install openssh-server lau ikuti langkah selanjutnya dapat dilihat pada gambar dibawah :
sudo apt-get install openssh-server 
Atau bisa menggunakan cara berikut : 
  • Buka System          Administration         Synaptic package manager 
  • Kemudian search ssh 
  • Klik kanan lalu klik mark, Apply
Instalasi openssh melalui terminal

  PENGGUNAAN SSH
SSH adalah sebuah protokol yang dapat digunakan untuk berbagai aplikasi. Beberapa aplikasi di bawah ini mungkin membutuhkan fitur-fitur yang hanya tersedia atau yang kompatibel dengan klien atau server SSH yang spesifik. Sebagai contoh, menggunakan protokol SSH untuk mengimplementasikan VPN adalah dimungkinkan, tapi sekarang hanya dapat dengan implementasi server dan klien OpenSSH.
  • untuk login ke shell pada remote host (menggantikan Telnet dan rlogin)
  • untuk mengeksekusi satu perintah pada remote host (menggantikan rsh)
  • untuk menyalin file dari server lokal ke remote host. Lihat SCP, sebagai alternatif untuk rcp
  • dalam kombinasi dengan SFTP, sebagai alternatif yang aman untuk FTP transfer file
  • dalam kombinasi dengan rsync untuk mem-backup, menyalin dan me-mirror file secara efisien dan aman
  • untuk port forwarding atau tunneling port (jangan dikelirukan dengan VPN yang rute paket antara jaringan yang berbeda atau menyambung dua wilayah broadcast menjadi satu)
  • untuk digunakan sebagai VPN yang terenkripsi penuh. Perhatikan bahwa hanya OpenSSH server dan klien yang mendukung fitur ini
  • untuk meneruskan X11 melalui beberapa host
  • untuk browsing web melalui koneksi proxy yang dienkripsi dengan klien SSH yang mendukung protokol SOCKS
  • untuk mengamankan mounting direktori di server remote sebagai sebuah sistem file di komputer lokal dengan menggunakan SSHFS
  • untuk mengotomasi remote monitoring dan pengelolaan server melalui satu atau lebih dari mekanisme seperti yang dibahas di atas
Setelah terinstall Anda bisa menjalankan servernya menggunakan perintah berikut (harusnya sudah dijalankan secara otomatis saat selesai instalasi).sudo /etc/init.d/ssh start

Proses menjalankan ssh -server